Ringkasan: Pelatih Timnas Jerman Julian Nagelsmann membela Florian Wirtz setelah awal yang lambat di Liverpool, menilai bahwa sistem permainan Arne Slot belum mengakomodasi kualitas unik pemain senilai Β£100 juta tersebut.
Apa Masalah Wirtz di Liverpool?
Florian Wirtz bergabung dengan Liverpool sebagai salah satu transfer terbesar dalam sejarah klub. Pemain berusia 22 tahun ini datang dari Bayer Leverkusen dengan reputasi luar biasa β ia menjadi salah satu arsitek utama musim tak terkalahkan Leverkusen di Bundesliga 2023-24, mengumpulkan 18 gol dan 20 assist di seluruh kompetisi.
Namun, beberapa pertandingan pertamanya di Anfield tidak berjalan sesuai harapan. Wirtz tampil di bawah standar yang biasa ia tunjukkan di Bundesliga. Statistik awalnya di Liverpool:
| Statistik | Leverkusen (per 90 min) | Liverpool (per 90 min) |
|---|---|---|
| Key passes | 3.2 | 1.4 |
| Dribbles sukses | 2.8 | 1.1 |
| Shot-creating actions | 5.1 | 2.3 |
| Expected assists (xA) | 0.42 | 0.15 |
Penurunan statistik ini mencolok, terutama di kolom key passes dan shot-creating actions yang menjadi kekuatan utama Wirtz.
Pembelaan Nagelsmann
Nagelsmann, yang mengenal Wirtz sejak melatihnya di level Timnas, memberikan perspektif yang berbeda dari narasi media Inggris. Menurutnya, masalah utama bukan pada Wirtz, melainkan pada sistem permainan Liverpool.
“Florian adalah tipe pemain yang membutuhkan kebebasan bergerak di antara lini. Di Leverkusen, Xabi Alonso membangun seluruh sistem di sekitar kreativitas Wirtz. Di Liverpool, sistem lebih rigid dan terstruktur β itu membatasi ruang improvisasi yang menjadi kekuatan utamanya,” jelas Nagelsmann kepada Sky Sports.
Nagelsmann menekankan bahwa Wirtz bukan pemain yang bisa ditempatkan di posisi tetap di wing atau sebagai penyerang murni. Ia paling efektif sebagai “free-roaming number 10” yang bebas mencari ruang di antara lini pertahanan dan lini tengah lawan.
Tantangan Adaptasi di Premier League
Perpindahan dari Bundesliga ke Premier League memang dikenal sulit bagi banyak pemain. Intensitas fisik, kecepatan permainan, dan ketatnya jadwal di Inggris menjadi faktor yang sering memperlambat proses adaptasi.
Beberapa contoh pemain Bundesliga yang butuh waktu untuk bersinar di Premier League:
- Kai Havertz β butuh hampir dua musim di Chelsea sebelum menemukan bentuk terbaiknya di Arsenal
- Timo Werner β tidak pernah benar-benar beradaptasi di Chelsea
- Ilkay Gundogan β memerlukan satu musim penuh untuk menjadi pemain kunci di Manchester City
Wirtz masih dalam tahap awal adaptasinya. Dengan kualitas teknis yang dimilikinya, banyak pengamat sepak bola percaya bahwa ia akan menemukan ritmenya seiring waktu β asalkan pelatih Arne Slot bersedia melakukan penyesuaian taktis.
Respons Arne Slot
Pelatih Liverpool Arne Slot belum merespons langsung pernyataan Nagelsmann. Namun dalam konferensi pers terakhir, Slot mengisyaratkan bahwa ia memahami Wirtz membutuhkan waktu adaptasi.
“Setiap pemain baru memerlukan proses. Kualitas Florian tidak perlu dipertanyakan β semua orang sudah melihat apa yang bisa ia lakukan. Tugas kami adalah menemukan cara terbaik mengintegrasikan kemampuannya ke dalam tim,” kata Slot.
Beberapa opsi taktis yang bisa dipertimbangkan Slot:
- Menggeser Wirtz ke posisi sentral β memberikan kebebasan bergerak di zona 10
- Mengurangi tugas defensif β membebaskan Wirtz dari tanggung jawab pressing agar energinya fokus pada fase menyerang
- Membangun kombinasi dengan Mohamed Salah β menciptakan koneksi antara kreativitas Wirtz dan finishing Salah
Fans Liverpool tetap optimis. Transfer sebesar ini biasanya membutuhkan setidaknya setengah musim sebelum pemain benar-benar terintegrasi. Wirtz memiliki kualitas untuk menjadi pemain kunci di Anfield β pertanyaannya adalah seberapa cepat Liverpool bisa menemukan formula yang tepat untuknya.
Sumber: Sky Sports Football
